Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Kegiatan praktik nzim katalase di lab biologi smansa emtro 11/08/2009: pak has dan pak gion
kegatan ini untuk mengetahui fakto-faktor ekrja enzim katalase, siswa sangata antusias dan menyebangkan
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim.
Komponen enzim
•Apoenxim
•Kofaktor
- - Gugus Prostetik
- - Ko –enzim
- - Ion-ion Organik
Menjelaskan komponen enzim
•Enzim terdiri dari bagian protein bersifat termolabil (apoenzim)
•Enzim terdiri dari bagian yang bukan proteindan bagian yang aktif gugus prostetik (kofaktor)
Klasifikasi Enzim
•Dibedakanmenjadi 2
1. Golongan Hidrolase : dengan penamabahan air atau dengan adanya air dapat mengubah subrat menjadi hasil akhir: karboksilase, protease, dan lipase.
2. Golongan Desmolase :enzim yang dapat memecah ikatan C – C atau C – N Contoh : Enzim Perosidase, Katalase, transaminase, dehidrogenase
(tugas individu kirim ke email)
Sifat enzim
1
2
3
4
5
6
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
sebagai awal perjalanan menuju kesuseksaan
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
BAB IV
PROTISTA
Kompetensi Dasar
2.3. Men-deskripsi-kan ciri-ciri Archaeobac teria dan Eubacteria dan
peranannya dalam kehidupan.
2.3.1 Ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria.
Indikator
1. Menjelaskan ciri-ciri archebacteria dan eubacteria
2. Membedakan ciri-ciri archebacteria dan eubacteria.
3. Menceritakan kembali cara mengisolasi bakteri.
1. Struktur Tubuh Bakteri sebagai berikut:
a. Dinding sel tersusun atas Lipopolisakarida, Lipoprotein, dinding digunakan untuk melindungi bagian dalam bakteri
b. Membaran plasma bersifat permeable
c. Lapisan lendir berfungsi untuk melicinkan dinding sel, lapiasan
lendir bersifat meyebar dan mudah lepas
d. Sitoplasma tardapat bahan-bahan antara lain lipid, ion anorganik dan kromatofora (pigmen warna)
e. Kormosom terdiri dari satu molekul DNA tanpa diselubungi membran
f. Robosom terdiri dari RNA dan protein yang brefungsi untuk sintesis protein
Struktur Sel bakteri dan fungsinya:
|
Organel |
Bahan penyusunnya |
Fungsi |
|
DNA inti
Palsmid Ribosom Sitoplasma
Endospora Mesosom Membran Sitoplasma Dinding Sel Pili
Kapsul Flagelum |
Asan nukleat
Asam Nukleat Asam ribonuleat & Protein Molekul organic & organic
Protein dan Karbohidrat Protein & Lipid Protin dan Lipid
Peptidoglikan Protein
Polisakarida Protein |
Mengatur semua proses dalam sel Membawa gen pertahanan Sintetis protein Tempat berlangsungnya semua reaksi sel Pertahanan Pembelahan Mengatur transportasi zat
Memberi bentuk sel Perlekatan dan sebagi pilus kelamin Pertahanan Pergerakan
|
2. Perkembangbiakan Bakteri dilakukan dengan beberapa cara :
a. Pembelahan biner yaitu satu menjadi dua, pembelahan ini snagat cepat setiap 20 menit
b. Konjugasi melalui tansfer DNA antara 2 bakteri
c. Pembentukan tunas untuk membentuk individu baru
d. Fragmentasi melalui patahan anggota tubuh akan membentuk individu aru
e. Tranduksi melalui transfer DNA antara 2 bakteri
f. Tranformasi pengambilan DNA bebas oleh satu anggota bakteri.
. 3. Perbedaan antara sel Prokriotik dengan Eukariotik
|
|
Prokariotik |
Eukariotik |
|
Bakteri dan ganggang hijau biru Kecil umumnya antara 1 um –5 um Anaerob dan aerob Flagelum dari protein
Tersusun dari gula dan Peptida
Tidak selaput yang membungkus organel
Rantai DNA didalam Sitoplasma
Pembelahan biner
Umumnya besel satu |
Protista, fungi, tumbuhan dan hewan Agak kasar ukuran 5 um-10 um Aerob kecuali parasit Silium dan flagellum tersusun atas mikrotubul Pada tumbuhan tersusun dari selulosa, pada fungi tersusun atas kitin, pada hewan tidak ada dinding sel Memiliki selaput yang membungkus inti mitokondria, daan organel lain DNA terletak dalam kromosom dan dibungkus selaput inti Mitosis, meosis dan pembelahan biner Umumnya bersel banyak
|
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

